LeuTick's Blog

piso kecil..buat ngupas ngupas (aq suka makan buah)
setangkai bunga dengan pot..buat bikin suasana kamar kost gak sepi..
gayung..buat mandilah..
Al-quran..biar kost ibadah tetep kan
sajadah…soalnya pasti gak ada
peralatan pribadi..
baju tidur
baju kerja
segal peralatan wanita
dan gak lupa terselip foto keluarga n seseorang didompet..hehehehe….

hari pertama pulang.
jumat tanggal 13 nov 09…
dari kantor diajakin temen sampe pintu tol, orangnya baik banget sampe minjemin payung, aq kenal waktu orientasi karyawan baru..namanya juga unik “Zam Zam”
nunggu bis ac lumaaaaa..akhirnya naik seadanya, pas magrib..untung lagi gak sholat, naik ekonomi..pnuhhh bangetttt…dengan meneteng barang bediri sampe kebon jerukk. dari kebon jeruk sempet duduk…lamaaaa banget..maceeeeeeeeeeeettttttt
nyampe blok m jam 9 malem…serem juga sih..mana ujan ujan… tapi ah daripada dikerjain orang…sok berani aja..pura pura cool..haahaha
dapet bis..bdiri lagi..pyuhhhhh…tapi aga bersih daripada bis pertama..
disini aq sebel banget sama seseorang, meni gak inget aq sama sekali…huuuuuu,,,sebelllllllllllllll……….
(besoknya q tanya knapa; jawabnya ngetes aq biar mandiri dan berani..pyuhhh)
nyampe rumah teng jam 12. sudah disiapkan mie rebus sama bp-qu…alahmdulillah…
cerita panjang lebar sampe jam 2..
baru deh tidurrrrrr…alhamdulillah…rumahhhh..i love u…

sudah 3 minggu aq kerja dipusat..tangerang..lippo karawaci… minggu pertama adaptasi tempat kerja dan terutama tempat tinggal…3 hari pertama aq nagis terus kangen rumah, mamah dan segala yang berbau rumah (secara aq gak pernah tingal jauh dari rumah, palingan nginep dari acara kuliah ato sekolah dulu, tapi kan beda dengan ini), temen temenku bilang supaya aq belajar mandiri..iya juga sih, sekarang ada sedikit yang berubah dalam diriku… selama seminggu bertirut turut dari senin sampe jumat aq nangis dan melampiaskan pada seseorangku, selain bapa dan mamahku…kasian juga tuh orang..hehehe…(terimakasih buat kuyuy-ku yang udah ngasih nasihat panjang lebar hingga sekarang aq masih di hum sodara)..hum sodara, bukan kost…
jadi pertama dateng, aq sama bapaku langsung menuju kostan seharga 300.000 dikawasan perumahan deket lippo situ…sudah ditake 100.000..jadi tinggal dateng aja…
minggu aq berangkat, dan ketika aq berangkat kesana, ya Allah…air mataku langsung mengalir ketika aq masuk kamar, gak berenti berenti..sampe mamahku nelpon aja gak aq terima..takut bikin mamah tambah sedih. knapa aq menangis? kamar yang kutempati serasa panas, entah knapa, ada tempat tidur dan lemari..tapi rasanya aneh..hampa..dan terdapat keanehan menurutku… disebelah kamar kanan kiri, ternyata cowo, depanku kosong, depan sebelah kanan cewe..tapi sama cowo, depan sebelah kiri cowo…sambil menangis aq amati suasana disana..toilet dua yang ahhh…jauh dari toilet rumah yang walau gak mewah tapi aq suka…ya seperti toilet umum..bedanya gak bau aja (mungkin saling merawat kali yah)
tanpa sepengetahuan aq, bapaku ternyata sibuk nelpon sudara sudara yang ada dusekitar tangerang, ada yang di islamic, dan dengan perlahan, bapakku bilang
“teh, kita kerumah ua yuk, sekalian nenangin pikiran teteh dulu, ua maunya teteh tinggal disana”
“dimana pa?” jawabku sambil menghapus air mata, gak kerasa tissu berserakan ditempat tidur…duh cengeng bets yah..hehehe
“diperum 4, deket ko, nanti kalo km betah disana, km tinggal disana aja, jadi bp bisa tenang ngelepas km” bapaku terus menenangkanku memberi banyak nasiha.
“tas gede disimpan disini dulu, gak usah dibawa”
aq nurut mengikutinya kerumah ua diperumnah 4 itu..rasanya jauh banget..magrib masih diperjalanan.

sampai dirumah ua…ya ampunnn..beda banget dari perkiraan…rumah ua-qu cukup mewah, dengan satu tingkat, 2 mobil, dan sepotong garasi dimanfaatkan untuk warnet…
ketika datang langsung disambut ua…dipeluk dan ditepuk tepuk..nangis lagi deh..(asal tau aja, terakhir aq ketemu pas ikut lomba porseni dibandung, waktu itu aq masih kelas 5 sd, dan rumah ua masih dibandung).
setelah ngorol ksana kmari, makan, dikenalin ulang keluarga barunya ua (soalnya yang dulu belum nikah, sekarang udah nikah)… dengan disuruh bapaku, akhirnya semnetara aq disuruh tinggal dengan mereka.
kembali kekosan, mengambil barang, merelakan 100.000 dengan bilang “mba anak sy tidak jadi kost”
pemandangan ditengah magrib yang kutemui.
cowo telanjang setengah badan yang baru mandi, pake anduk yang bikin ilfil bapaku “ih serem banget teh kalo km kost disisi”
kosan yang isinya cewe dan cowo, masih menyalakan lagu lagu, padah adzan sedang berkumandang. “alhamdulillah aq gak jadi kost disana”

aq kembali kerumah ua, setelah itu bapaku meninggalkanku tinggal dirumah ua:
pertama masih adaptasi, masih canggung dan gak ngerti harus apa.
stelah denger nasihat mamah, bapa dan kuyuy serta teman teman..akhirnya bismillah aq tinggal disana..menjalani rutinitas baru ditengah keluarga baru. yang tadinya serba mengandalkan mba dirmah..sekarang harus mengerjakan sendiri dan membantu mengerjakan apapun sebisanya.

disana ada aa dengan istrinya dan dua anaknya yang ndut2 dan lucu2, ada ua cewe dan cowo, ada anaknya yang paling kecil seumuran denganku, sama sama baru lulus(kadang pacarnya dateng), aq nempatin kamar anaknya yang pertama yang tinggal diluar kota, katanya pulang stahun sekali…
hehehe..kaya cerita anak Sd yah..hehehe

bersambung dulu ah…bentar lagi jam 1..work again..

uhuiiii…sendirian mam dimeja kerja…mengenaskan..hikss

Posted on: 16 September 2009

malam itu ketika kita kumpul kumpul, aq seneng sangat, tapi ketika kita berpisah, aq sangat sedih…

jikalah ada perjumpaan disitu juga ada perpisahan.. knapa harus takut akan perpisahan..toh tak ada yang abadi didunia ini…

Posted on: 27 Agustus 2009

Derita itu singkat ya…

Niatku adalah menikah muda, landasannya adalah ibadah. Tapi hal ini justru membuatku belajar lebih banyak tentang hikmah sebelum aku memiliki keluarga sendiri, alias menikah diusia muda.

Awalnya semua baik-baik saja, aku bahkan sempat meniatkan dan berpedoman untuk tidak pacaran, tapi apa daya, rasa sayangku pada seseorang (aq tidak mau menyakiti yang akhirnya aq menyakitinya) maka aku berhubungan dengan seorang teman seorganisasi dan satu sekolah, hanya kita belum pernah sekelas. haha…kisah cinta anak SMA.

Katanya,

“ ini yang pertama dan terakhir, aku serius denganmu dan setelah lulus kuliah nanti, aku akan menikahimu”

Jadilah aku terhanyut kata-katanya, gaya pacaran kami tidak sama dengan yang dibayangkan ( ketemu di perpustakaan, belajar bareng, pulang kadang di anterin kadang tidak, pergi nonton segerombol bareng-bareng. Maklum dia adalah murid teladan, ketua KIR dan aku ketua keputrian, bendahara OSIS sementara dia sekbid 5), tapi tetap saja pacaran. Dan memang belum saatnya aq menemukan jodohku, maka karena banyak hal, kita berpisah. Padahal hub kita sudah terbilang lama. 2 tahun lebih, hampir 3 tahun malah. Berakhir ketika aku kuliah semester 3 akhir.

Semua kata-kata manis, janji-janji, bagai debu tertiup angina memedihkan mata lalu hilang. Yang dulu kata-kata mesra, maka tak heran jika mendapat kata-kata sebaliknya.

Aq sempet ingin kembali, tapi dia menolakku mentah mentah…aq piker lebih kepada makian. Mungkin dia sudah sangat sakit hati padaku.

Maka niatku untuk menikah muda pupus, aq sedih banget waktu itu, dia pacar pertamaku.

sampai ketika itu aku mengenal seseorang yang di luar bayanganku, kata-kata manis, impian-impian indah , alah pokona mah lelaki impian deh (itu yang di gambarkannya ketika kita berkenalan), walaupun sayang dia mengidap penyakit yang katanya kangker otak… ha ha ha… pada akhirnya aq tau ternyata dia seorang manusia pendusta, mengatakan orang tuanya tiada padahal mereka sehat walafiat…

(bisa dikatakan ini karma untukku karena menyakiti orang yang tulus menyayangiku)

Maka terbangkitlah rasa kasihan, dia mengajakku menikah setelah aku lulus D3 nanti,

Doaku selalu terkirim untuk dirinya, untuk hub kami.

Orang tuaku juga hampir merestui, sampai suatu pagi, aq melihat nama sekretaris dan no telpnnya dihp yang ia pinjamkan padaku(kita tukeran hp), dengan penuh penasaran dan keberanian, aku menelpon sang sekretaris, bermaksud untuk mengetahui seperti apa calon suamiku dikantor sana. Niatku tulus (aq pernah membaca cerita agama yang mengatakan bahwa kita harus mengenal calon suami atau istri dari seseorang yang dekat dengannya)

Dan apalah bangkai, walau di sembunyikan pasti akan tercium baunya…

Sang sekretaris itu memang sekretarisnya bahkan sangat sekerataris, hingga berubah jadi calon istri.

Terkaget-kagetlah aku dan sang sekretaris, merasa di bohongi oleh orang yang sama ( dalam hal ini aku yakin, bahwa Allah itu bener-benar melindungi hamba-Nya yang teraniaya) aku dan sang sekretaris bersepakat untuk menjebaknya, sebelum kita meninggalkannya.

Dengan rasa penasaran, aku telpon adiknya. Dan apalagi kejutan ini.

Yang ku dapat adalah telpon balik dari kaka dan istrinya.

“Ya Allah, cobaan apakah ini?”

Kuceritakan semua pada orang tuaku, dan sudah bisa di tebak hasilnya.

Tapi dalam kejadian ini, ada satu hal yang tak ku mengerti dan kusadari, mamahku bilang aku kena hipnotis, pelet atau apalah namanya (secara dia pernah belajar ilmu tertentu di Banten sana, ya.. di kampung halamanku, ini tidak membuktikan bahwa semua orang Banten itu menakutkan dan identik dengan ilmu hitam, karena aq malah kena ilmu itu sendiri, secara logika seharusnya tidak mempan),

Sekalian meluruskan, aq paling gak suka kalo kenalan dengan orang trus nanya asalnya darimana, dan ketika aq bilang dari Banten , mereka akan mengatakan “banten…..???,…serem ih, banyak ilmu hitamnya” ketahuilah kawan…dimana banyak kemusrikan disitu banyak juga keimanan…

Jangan menilai sesuatu dari sampul semata.

Aku tahu ilmu itu ada dan memang nyata, kerena aku sudah menemukan Faktanya, setiap sesuatu pasti ada kelemahannya ka? Hanya keimanan yang mengalahkannya, percaya Allah akan melindungi kita.

Dan pada saat itu aq memang sedang down-down-nya.

Tapi entahlah, sebelum no hapeku di hapus, SIM-card dipatahkan, aku masih saja kepikiran tentang dia.

Subhanallah dan Alhamdulillah, Allah telah menyelamatkanku dan memberiku hikmah akan kejamnya laki-laki terkejam dan terjahat yang ku temuai.

Allah semoga engkau bukakan pintu hatinya, semoga dia sadar akan segala yang telah ia perbuat. Amiiinnn…

Setelah kejadian itu, niatku mengenal laki-laki mulai berkurang, aku jadi paranoid ketika melihat laki-laki, apalagi yang mesra berpacaran. Aku bebar-benar benci pada laki-laki, walau pada saat itu ada beberapa yang mendekatiku, tapi aku malah takut…apalagi yang berkulit gelap dan agak botak(mohon maaf bagi yang tersindir)

Sungguh, orang kedua itu membawa trauma dalam diriku bahkan hingga kedua orang tuakau.

Aku bener-benr sedih dengan ini, aku selalu menangis dalam doaku,

Adakah salah dengan niatku, atau dengan diriku.

Sampai aku melihat dia, teman sekampus, kami satu organisasi, just say hello.. he he he… dulu aku menghormatinya karena dia lebih tua dariku, aku menganggap dia seperti kakaku sendiri, karena selain dia begitu baik, dia ramah pada setiap orang.

Sempet pernah terpikirkan bahwa “ aku pengen menikah dengannya” ha ha…ha ha ha…pikiran itu muncul ketika aku di ruang lab- di kampus, sempet merasa grogi juga.

Tapi aku sadar, dia dan aku sudah punya seseorang.

Maka perasaan itu aku biarkan pergi,

Sampai hari ketika aku bermasalah, dia datang dengan malaikat kecilnya, menghiburku kala itu.

Dan tahulah aku, bahwa dia pun telah berpisah dengan calon istrinya.

Entahlah…

Menyatukan dua yang berbeda itu susah sangat, penonakan dimana, banyak dari sahabatnya yang tidak setuju, bahkan teman masa kecilkupun sempat mendiamkannku…

Dan seperti kita lihat sekarng ini, aku bersamanya, tanpa sangka, dua makluk bebeda, menyatu, menimbulkan tanda Tanya teman-teman sekalian, para hadirin, hadirot, jamaah sekalian, dll…

Zahra dan kuyuy, kok bisa ?…

Sekali lagi,

Entahlah….

Hanya Allah yang tahu kenapa ?

Sekali lagi pemirsa, aku meniatakan untuk menikah, dia juga begitu, walau aq kadang masih trauma (dengan kata-kata manisnya) hi hi hi…, tapi aku berusaha untuk percaya padanya, bahwa dia tidak sama dengan orang-orang sebelumnya, apalagi orang-orang sekampus mengenalnya, aku tidak bisa bayangkan jika dia bertingkan aneh-aneh. (maksudku, memperlakukanku seperti laki-laki kedua itu).

Maka sekali lagi, kutitipkan doa dalam setiap sujudku.

“Ya Allah, jika dia benar jodohku, dekatkanlah kami, lancarkan dan mudahkanlah segala urusan kami, tapi jika dia bukan jodohku, jauhkanlah kami, berikanlah jodoh yang terbaik untuk kami masing-masing” aminnn…

Sahabat… kutitipkan cinta ini padamu,

Ku berikan asa ini bersamamu

Lalu tolonglah,

Jika tidak berkenan

Tolong jagalah

Kepercayaanku dan

Keluargaku…

Jikapun tidak,

Maka,,

Jauhilah aku..

Setengah harapanku bersamamu kini, berharap kita berjodoh…

Sekali lagi waktu akan menbuktkan, kesungguhanmu, kesungguhanku akan membuktikan  kelak,

Berusahalah dan jangan pernah menyerah…

Paling penting jangan berputus asa.

Aku tak bisa membayangkan bagaimana rasanya, jika dia meninnggalkanku.. rasanya 2 kali sudah cukup, aku tidak mau terjadi yang ketiga kal

Posted on: 26 Agustus 2009

Sebait kisah baru

Pertemanan itu

Berbuah rasa yang ada

Kedekatan itu

Menuai benih kisah

Dan

Keterbukaanmu

Membuka hati

Untuk memulai kisah

Dengan dan tanpa paksaan

Kita akan serius

Itu yang kupegang

Mohon ketulusan

Dan niat karna-NYA

Semoga ini menjadi

Kisah bersama

Untuk mengajari peri kecil lainnya

Peri-peri kita

Di kemudian

Dan di waktu terbaik

Maka ajari aku

Mengenal cintamu

Menjaga

Memelihara

Melindungi

Niat tulus darimu

Ajari aku

Memulai yang baik

Terima aku

Dengan kekurangan

Dan kelebihan

Yang sama2 kita miliki

Semoga kisah lalu kita

Menjadi guru yang paling berharga

Cermin perjalanan kisah

Untuk sekarang dan

Nanti..

Perjalanan kisah

Tak mungkin sehalus sutra

Tak mungkin

Selalu berkasih mesra

Berbumbu

Itu lebih nikmat kan?

Maka itu

Ajari aku

Tuk belajar semua

Yang akan menjadi tujuan kita

Dan yang paling penting

Bantu aku tuk menjaga harta

Yang kelak menjadi milikmu

Amiin..

Untuk

Seseorang berinisial ‘R’…

Tulisan

moment

Tentang Qu

Kalender

Desember 2016
S S R K J S M
« Nov    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031